Cinta Allah
Apakah Allah mencintaiku?
sedangkan dosa-dosaku begitu banyak
Apakah Allah mencintaiku
padahal ilmu agamaku tidak seberapa
Apakah Allah mencintaiku?
terkadang sikapku mengikuti hawa nafsu
Apakah Allah mencintaiku?
tanyalah pada setiap kau akan berbuat
Jika kau ingin makan, tanyalah pada dirimu "apakah jika kau makan ini Allah akan mencintaimu?
jika tidak karena makanan itu haram, maka tinggalkanlah
Jika kau ingin tidur, tanyalah pada dirimu "apakah kalau kau tidur sekarang Allah akan mencintaimu?
jika tidak karena tidur saat itu adalah kelalaian, maka langsung bangun dan kerjakanlah amanahmu
Bukan pujian manusia
Tapi pujian Allah
Bukan penilaian manusia
Tapi penilaian Allah
Selalu berharaplah Cinta Allah
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 03 November 2012
Kamis, 01 November 2012
Puisi kenangan dan perpisahan kuliah
Kenangan Indah yang Kita Lalui
Rintikan
hujan membasahi bajuku
Ku
tatap langit yang semendung kalbu..
Terputar
kembali dalam benakku
Memori-memori
yang telah ku lalui..
Terbayang wajah salah satu temanku..
Dia bersorak..”Hore..Saya berhasil nginfus ..”
Dan yang lainnya mengeluh..”Saya belum bisa,,tadi tangan saya gemetar, Sekarang memang gagal, tapi nanti saya pasti coba lagi”
Dia bersorak..”Hore..Saya berhasil nginfus ..”
Dan yang lainnya mengeluh..”Saya belum bisa,,tadi tangan saya gemetar, Sekarang memang gagal, tapi nanti saya pasti coba lagi”
Terbayang kembali,, seorang anak
kecil berteriak..
“Emak..emak..hoyong nasi goreng..”
“Emak kadieu..abdi hoyong jajan”
“Emak..emak..hoyong nasi goreng..”
“Emak kadieu..abdi hoyong jajan”
Duhai sayang,,ibumu tidak akan datang..jawabku
dalam hati…
Seandainya kau tau dek..ibumu telah meninggal..
Sama sepertimu..beliau korban luka bakar..bahkan ayahmu juga sedang dirawat,
Seandainya kau tau dek..ibumu telah meninggal..
Sama sepertimu..beliau korban luka bakar..bahkan ayahmu juga sedang dirawat,
Beruntunglah aku masih diberi nikmat
sehat
Aku bersyukur selama profesi banyak hikmah
yang ku dapat setiap harinya..
Ingatkah
kawan…??
Berawal
dari sebuah perjumpaan yang berkembang menjadi kebersamaan
Kita
susuri setiap langkah dari pagi hingga siang
Berjuang
dalam satu organisasi..
Kita
habiskan waktu di kampus tercinta..
Belajar
teori Orem dan kebutuhan dasar manusia..
Sistem
Respirasi, Kardiovaskuler hingga Maternitas
Mengerjakan
LO etiologi, patofisiologi hingga asuhan keperawatan
Saling
berdiskusi bersama dalam kelompok…
Kawan..
Dulu..disaat
aku berjuang kuliah dan jauh dari orangtua..
Kau selalu pinjamkan tanganmu, untuk
mendorongku dikala aku melemah
Kau selalu
pinjamkan pundakmu, untuk bersandar dalam pedihnya kekecewaan
Kau selalu
mengorbankan waktumu, untuk menemani diriku sekedar untuk jalan-jalan dan makan
bersama..
Kau
menyapaku dalam kesendirian yang melelahkan
Canda-tawa,
khawatir, kesal, dan rasa sedih telah kita lewati bersama..
Dosenku..
Engkau
bagaikan lentera yang menerangi kami dengan ilmu..
Disaat
kami tidak mendengarkanmu…
Engkau
tak pernah mengeluh dan tak pernah menyerah untuk mendidik kami
Kesabaranmu,
kasih sayang, dan pengorbananmu
Sangat berarti bagi kami untuk bangkit maju
Sangat berarti bagi kami untuk bangkit maju
Maafkanlah
kami bila telah membuatmu kecewa
Jasamu
akan kami semat di dalam dada
Kehidupan
memang ditakdirkan untuk berputar
Waktu
ini terus berjalan,,perlahan tapi pasti
Menghilangkan
sebuah kisah kebersamaan antara kita
Kawan..
Serentak tubuhku bergetar..
Serentak tubuhku bergetar..
Mataku
berkaca-kaca dan hatiku bergemuruh mengingat kata perpisahan..
Andaikan
aku diberi waktu lebih lama
Inginku
bercengkerama dengan kalian semua..Satu per satu..
Sesaat
setelah ini…
Tak
akan ku temui lagi sosok sahabatku yang riang penuh canda
Tak
akan ku temui lagi sosok Pak Satpam, Bapak/Ibu perpustakaan dan SBA, Petugas
kebersihan, hingga ibu kantin
Sesaat
setelah ini..
Tak
akan ku temui lagi sosok tegas penuh wibawa
Dosen-dosenku
yang tanpa lelah menanggung beban masa depan kita
Sosok
pahlawan dan motivator, yang setiap saat memberi nasihat..
"Terus semangat dan gapai cita-cita ya"
Dosenku..
Tiada
kata yang pantas kami ucapkan
Selain
ku haturkan terimakasih atas semua
jasa-jasamu
Sahabat,,perpisahan
bukanlah sebuah akhir
Namun,
merupakan sebuah awal
Awal
untuk melepasmu
Awal
untuk merelakanmu
Dan
awal..untuk mengenangmu
Jangan
menangis sahabat..
Bila
masih ada umur,,ku harap kita bisa bertemu kembali
Selamat
jalan,
Jalan
kehidupan masih panjang untuk kita lewati..
Tetap
semangat dan kuat..
Hanya doa yang dapat ku panjatkan..
Semoga engkau sukses selalu..
Semoga engkau sukses selalu..
Hingga
suatu saat ku dengar namamu mengharumkan Bangsa dan Negara
Kamis, 25 Oktober 2012
Puisi Masa 2006 - Oktober 2012
Semerbak harum..Suci putih bersih..
Akal memuncak ingin menyatu dalam jiwa..
Gumpalan hitam merasuk membentengi cemerlangnya jiwa yang akan bersatu dengan imajinasi..
Menyeret dalam ruang gelap..
Terperangkap dalam permainannya..
Tersekap dan terbuai dengan berbagai nyanyian...
Mereka tertawa...dan sesekali berlompat-lompat..
Sedangkan nurani menjerit...menembus lapisan langit...
Khayalan melambung begitu tinggi,,tinggi sekali,,sampai aku tak bisa mencapainya.
Tapi diam..bukanlah jalan yang benar.
Mengikuti jalannya berarti mengikuti kehancuran manusia dengan perlahan.
Perahu kini berada di ombak yang besar dan petir menggelegar merusak panorama
Hanya kilauan nurani yang benar sehingga menerangi kegelapan...
Tindakan yang tepat bersatu dengan akal..
Menanam benih padi yang siap untuk tumbuh
Ke esokan harinya semua tersenyum dengan 'sinarnya'
Langganan:
Postingan (Atom)