Tampilkan postingan dengan label perawatan bayi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label perawatan bayi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 25 Oktober 2012

Menjemur bayi


Langkah menjemur bayi:
· Jemur bayi dalam posisi telentang dan tengkurap. Bila perlu, bayi dapat dijemur pada pagi hari antara pukul 07.00 sampai 08.00 selama 15-30 menit.
· Jemur bayi sebelum mandi, bukalah baju bayi dan pakaikan popok yang minim. Hindari mata dari sinar matahari langsung.
· Ganti posisi bayi setiap 15menit
· Hindari udara yang kotor

Hal Yang perlu diwaspadai
· Kekuningan
· Bayi lemah, malas minum, muntah dan demam
· Infeksi tali pusat yang ditandai dengan pangkal tali pusat basah, berbau. Kulit sekitar tali pusat kemerahan dan kadang-kadang bernanah.
· Jika berdomisili di lokasi dengan tingkat polusi yang cukup tinggi, terutama di kota-kota besar, disarankan untuk menjemur bayi sebelum jam 8 pagi

Lain-lain
Bila terjadi sesuatu pada bayi, cepat bawa ke UGD (Unit Gawat Darurat) Rumah Sakit terdekat, walaupun belum waktunya kontrol.




Merawat Alat Kelamin Bayi


Cara merawat alat kelamin bayi adalah :
· Buka popok bayi, angkat kedua kaki bayi dengan satu tangan, sementara itu  tangan lainnya menarik dan menutup kotoran bayi dengan sebagian popok, untuk membatasi badan bayi dengan kotorannya. Bersihkan bekas kotooran bayi yang menempel di pantat dan sekitarnya dengan ujung popok yang bersih.
· Bersihkan dengan tisu atau kapas bulat yang telah dibasahi, lalu buang popok yang kotor. Bersihkan bekas kotoran ke arah anus. Hal ini sangat penting pada bayi perempuan, agar vaginanya tida terinfeksi oleh kotoran. Khusus untuk bayi perempuan, bersihkan juga kelaminnya dengan cara mengucuri air dari atas ke bawah sampai bersih. Cara ini untuk menghindari kemungkinan iritasi bila menggunakan tisu atau kapas.
· Jika kotoran bayi sudah terlanjur lengket, anda dapat membasuh bagian yang kotor itu dengan air, baru membersihkannya dengan kapas atau tisu. Keringkan pantat bayi dengan menekan-nekan kain atau handuk lembut.
· Jika perlu oleskan baby oil di bokong dan lipatan paha agar kulit bayi tetap kering, tidak lembab. Untuk bayi perempuan, jangan lupa membersihkan lipatan di sekitar kelaminnya, termasuk lipatan paha. Sementara untuk bayi laki-laki, agar tidak terjadi penyumbatan di ujung penisnya, anda dapat menarik ujung penis tersebut ke arah pangkal, lalu bersihkan dengan kapas basah. Kemudian, siram ujungnya dengan air dan dorong kembali ujung penis.

Catatan:
Bayi perempuan terkadang mengeluarkan haid selama 3-5hari. Ada juga yang buah dadanya membesar. Hal ini terjadi karena masih ada pengaruh dari sisa hormon ibu sewaktu hamil dan akan menghilang dengan sendirinya. Jangan dipijat. Tidak diperbolehkan sunat bagi wanita.


Perawatan Tali Pusat Bayi


Alat dan Bahan
· Air hangat
· Kasa dan kapas yang streril

Cara Melakukan
1. Cuci tangan dengan sabun sampai bersih, keringkan dengan handuk yang bersih.
2. Buka balutan pada tali pusat yang akan diganti dengan lembut dan hati-hati dan buang ke tempat sampah. Bila lengket basahi dengan air hangat.
3. Bersihkan tali pusat dan daerah sekitar tali pusat menggunakan kapas yang dibasahi air hangat, lakukan dengan lembut dan hati-hati.
4. Keringkan tali pusat dan balut kembali menggunakan kasa steril kering

Waktu Perawatan Tali Pusat
1. Sehabis mandi pagi/.sore hari
2. Sewaktu-waktu bila balutan tali pusat basah oleh air kencing/kotoran bayi.
3. Lakukan sampai tali pusat kering/puput

Hal Yang Harus Diperhatikan
1. Jangan menggunakan plester dalam membalut tali pusat bayi, karena dapat menimbulkan iritasi/luka/gatal-gatal pada daerah sekitar tali pusat (kulit yang menjadi tempat penempelan plester)
2. Daerah tali pusat dan sekitarnya harus selalu dalam keadaan kering dan bersih.
3. Bila pada tali pusat atau daerah sekitar tali pusat terdapat tanda-tanda infeksi seperti warna kemerahan, ada nanah, bayi demam/rewel, segera hubungi petugas kesehatan/bawa ke puskesmas.



Memandikan bayi



Langkah-langkah memandikan bayi:

  1. Taruh bayi di atas perlak, satu persatu lepaskan baju. Bersihkan lebih dulu jika bayi ngompol atau BAB. Seka dengan waslap yang telah dicelupkan air hangat. Mulai dari kepala, muka, lipatan leher, tangan, dada, lipatan ketiak, paha, kaki, terakhir yang paling kotor yaitu lipatan paha, area kelamin dan pantat.
  2.  Sabuni bayi, dengan waslap yang ditetesi sabun, mulai dari atas ke bawah.
  3.  Angkat bayi dengan cara menyelipkan tangan kiri di bawah tengkuknya, lalu pegang erat ketiaknya. Tangan kanan memegang tubuhnya untuk dimasukkan ke dalam bak mandi. Pegang bagian punggung dan leher bayi dengan telapak tangan kiri, sementara ibu jari dan telunjuk menutup telinga kanan dan kiri bayi agar tak kemasukan air. Bilas dengan tangan kanan ketika membasuh seluruh tubuhnya, dimulai dari bagian kepala. Jangan terlalu lama, agar bayi tak kedinginan. Untuk membersihkan punggungnya, balikkan tubuh bayi dengan cara sangga tubuhnya dan pegang erat ketiaknya dengan tangan kiri. Tangan kanan bisa mulai membilas bagian belakang. 
  4. Setelah tak tersisa bekas busa sabun dan sampo, angkat bayi dan letakkan di atas handuk yang telah disiapkan. Tutup tubuh bayi dengan bagian handuk di sebelah kiri dan kanan, lalu keringkan kepalanya. Setelah itu keringkan seluruh tubuhnya, tangan dan kaki. Pastikan bagian lipatan seperti leher, paha, ketiak kering dari air. Pada bayi gemuk banyak terdapat lipatan. 
  5. Pindahkan bayi ke susunan pakaiannya. Lakukan perawatan tali pusat*. Olesi perut dan punggung bayi dengan minyak telon. Boleh diberi bedak, walau tidak harus. Pada lipatan-lipatan boleh juga diberi krim. Setelah itu pakaikan popoknya, baru kemudian bajunya. 
  6. Setelah bayi mengenakan baju, bersihkan mata, mulut dan telinga. Bersihkan kedua matanya dengan kapas yang telah direndam air matang, dari ujung mata ke arah hidung. Gunakan kapas yang berbeda untuk masing-masing mata. Bersihkan lubang hidung dan daun telinga dengan cotton buds. Jangan masukkan cotton buds ke dalam lubang telinga. Bersihkan bagian luar telinganya saja. 
  7. Setelah semua selesai, bagian muka bayi boleh diberi bedak dengan cara mengusapnya. Kemudian bayi kita peluk supaya ada transfer rasa hangat dari badan ibu ke bayi.